Widget HTML Atas

Amankah bayi dan anak balita minum susu kental manis? Berikut Penjelasannya

 


Susu kental manis adalah salah satu jenis produk susu yang terbuat dari campuran susu dan gula. Produk ini biasanya memiliki rasa manis dan kental, sehingga banyak orang yang menyukainya. Namun, ketika membahas tentang bayi, pertanyaan yang sering muncul adalah, amankah bayi minum susu kental manis?


Sebelum membahas lebih jauh tentang hal ini, penting untuk diketahui bahwa ASI atau air susu ibu adalah makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir. ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu, disarankan untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan pertama kehidupannya.


Namun, ada kalanya bayi tidak bisa menerima ASI, atau ibu tidak bisa menyusui karena beberapa alasan tertentu. Dalam situasi seperti itu, susu formula menjadi alternatif pilihan. Susu formula adalah susu yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang belum bisa menerima ASI. Namun, tidak semua susu formula aman untuk bayi, terutama jika mengandung susu kental manis.


Sebenarnya, susu kental manis bukanlah bahan dasar dalam susu formula. Susu formula yang baik dan aman untuk bayi harus mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Jika susu formula mengandung susu kental manis, hal ini bisa memengaruhi rasa dan tekstur susu formula, sehingga bisa memengaruhi nafsu makan bayi.


Namun, ada beberapa produk susu formula yang menambahkan sedikit gula untuk meningkatkan rasa susu. Tetapi, jumlah gula yang ditambahkan biasanya sudah dalam jumlah yang terkontrol dan sesuai dengan standar kesehatan, sehingga masih aman untuk bayi. Namun, tetap disarankan untuk memeriksa label kemasan dan membaca komposisi produk susu formula sebelum membelinya.


Ketika bayi sudah berusia di atas 6 bulan, ia bisa mulai diperkenalkan pada makanan lain selain susu. Namun, makanan yang diberikan haruslah bahan makanan yang sehat dan bergizi, seperti buah-buahan, sayuran, sereal, dan protein. Tidak disarankan untuk memberikan susu kental manis pada bayi, karena susu kental manis mengandung gula yang cukup tinggi dan tidak sehat untuk bayi.


Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak gula pada masa kanak-kanak bisa memicu berbagai masalah kesehatan di masa depan, seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Oleh karena itu, disarankan untuk mengurangi konsumsi gula pada anak-anak sejak dini, termasuk pada bayi.


Untuk menyimpulkan, bayi tidak boleh diberikan susu kental manis. Bayi harus diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya.