Widget HTML Atas

Dear Bunda, Yuk Kenali Arti Pendidikan dan Pentingnya Pendidikan Bagi Anak!


Pendidikan merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang, tidak terkecuali anak-anak. Menjadi pondasi pembentukan kecerdasan dan kepribadian anak-anak, pendidikan adalah satu hal yang tidak boleh diabaikan.

Oleh karena itu, Bunda wajib menaruh perhatian penuh pada pendidikan anak-anak dan memastikan si buah hati mendapatkan pendidikan yang maksimal.

Biar makin tahu, yuk kenal lebih jauh dengan pendidikan!

Mengenal Apa Itu Pendidikan

Pengertian pendidikan yang dikenal luas adalah proses pembelajaran dengan jenjang tertentu, biasanya disesuaikan dengan usia anak atau peserta didik. Semakin dewasa, maka akan semakin tinggi juga jenjang pembelajaran yang didapatkan.

Namun, lebih dari itu, pendidikan sebenarnya memiliki arti yang lebih luas. Berikut beberapa pengertian pendidikan yang sudah kami rangkum untuk Bunda:

Photo by Jcomp: https://www.freepik.com/free-photo/book-with-green-board-background_2244883.htm  

 

  1. Arti Pendidikan Menurut KBBI

Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan perilaku seseorang atau sekelompok orang dalam upaya mendewasakan manusia melalui pelatihan dan pembelajaran.

  1. Arti Pendidikan Menurut Undang-Undang

Menurut UU Sisdiknas Nomor 22 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pengertian pendidikan adalah:

“Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.”

 

  1. Arti Pendidikan Menurut Para Ahli

a.    Langeveld

Langeveld adalah seorang ahli ilmu pendidikan yang berasal dari Belanda. Menurutnya, pendidikan adalah suatu upaya untuk membimbing anak yang dilakukan oleh orang dewasa untuk mencapai satu tujuan, yaitu kedewasaan.

b.    Ki Hadjar Dewantara

Ki Hadjar Dewantara merupakan tokoh yang sudah tidak asing lagi dalam kancah pendidikan nasional. Beliau dijuluki sebagai Bapak Pendidikan Nasional, dimana menurut beliau pendidikan adalah segala upaya untuk menuntun segala kodrat yang dimiliki anak agar kelak anak tersebut dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya, baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

c.    Plato

Menurut Plato, seorang filsuf ternama dari Yunani, pendidikan adalah sesuatu yang bisa membantu perkembangan individu secara akal dan jasmaninya, dengan menggunakan sesuatu yang memungkinksn untuk tercapainya sebuah kesempurnaan.

Lebih lanjut, Plato mengungkapkan bahwa pendidikan dibagi menjadi tiga tahap berdasarkan usia. Tahap pertama adalah pendidikan yang diberikan kepada seorang murid sampai berusia dua puluh tahun; tahap kedua, yaitu pendidikan mulai usia dua puluh tahun sampai tiga puluh tahun; sedangkan tahap ketiga, pendidikan mulai usia tiga puluh tahun sampai usia empat puluh tahun.

 

Dari beberapa pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya pendidikan adalah proses pembelajaran yang diberikan pada seseorang agar kelak orang tersebut dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

 

Unsur-Unsur Pendidikan

Setelah mengenal apa itu pendidikan, hal berikutnya yang harus Bunda ketahui adalah unsur-unsur yang ada dalam pendidikan. Secara umum, unsur-unsur pendidikan adalah sebagai berikut:

 

  1. Peserta Didik

Unsur pendidikan yang pertama adalah peserta didik. Peserta didik bisa diartikan sebagai pihak yang menerima pembelajaran. Namun di era modern seperti sekarang ini, peserta didik tidak harus selalu menjadi pihak yang hanya menerima materi, namun pada beberapa kesempatan peserta didik juga bisa memberikan timbal balik atas materi yang mereka terima.

 

  1. Pendidik

Berikutnya adalah pendidik, yaitu orang memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik atau lebih dikenal dengan sebutan guru. Secara umum, guru dibagi menjadi 2 jenis, yaitu guru kodrati dan guru profesi.

Guru kodrati dalam ranah pendidikan adalah orang tua. Peran guru kodrati bukan atas kemauan anak-anak, namun tanggung jawab yang diambil orang tua secara kodrati bahwa mereka harus memberikan pendidikan yang baik bagi anaknya. Di sinilah peran Bunda dibutuhkan untuk terus memastikan buah hati mendapat pendidikan yang maksimal.

Sedangkan guru profesi adalah guru yang secara profesional memberikan pengajaran kepada anak, utamanya karena sudah mendapat kepercayaan dari berbagai pihak seperti orang tua peserta didik, instansi tempatnya mengajar, serta pemerintah.Atas kepercayaan tersebut, seorang guru harus mampu memastikan peserta didik mendapatkan pendidikan yang terbaik

 

  1. Materi Ajar

Unsur selanjutnya adalah materi ajar, yaitu bahan pengajaran yang disampaikan oleh pendidik kepada peserta didik. Biasanya materi ajar disesuaikan dengan kurikulum yang ada dan juga jenjang usia dari peserta didik, namun tujuannya tetap sama, yaitu agar peserta didik mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi

 

  1. Tempat Berlangsungnya Pendidikan

Terakhir, tempat berlangsungnya pendidikan juga merupakan unsur yang tidak kalah penting. Umumnya, pendidikan dapat dilangsungkan di sekolah atau di rumah. Tapi yang pasti, tempat berlangsungnya pendidikan harus aman dan nyaman bagi semua pihak yang terlibat untuk menjamin berlangsungnya proses pendidikan yang ideal.

 

Bentuk-Bentuk Pendidikan

Ada setidaknya 3 bentuk pendidikan yang ada di Indonesia, yaitu pendidikan formal, pendidikan informal, dan pendidikan non-formal. Berikut penjelasannya: 

1.    Pendidikan Formal

Bentuk pendidikan yang pertama adalah pendidikan formal. Pendidikan formal adalah pendidikan yang terstruktur dengan rencana dan program pendidikan yang jelas. Bentuk pendidikan ini biasanya dapat kita temukan di sekolah, dimana terdapat jenjang pendidikan dan program pendidikan yang sangat terstruktur dan terencana

2.    Pendidikan Informal

Bentuk pendidikan berikutnya adalah pendidikan informal. Berbeda dengan pendidikan formal yang terstruktur dan terencana, bentuk pendidikan ini tidak memiliki perencanaan tertentu dan bahkan berlangsung secara tidak sadar. Hal ini dapat kita temui dalam proses interaksi sosial dengan keluarga atau lingkungan, dimana anak belajar dari apa yang mereka lihat dan alami sehari-hari.

3.    Pendidikan Non-Formal

Selanjutnya adalah bentuk pendidikan non-formal. Pendidikan ini biasanya berlangsung dalam jangka waktu yang relatif singkat, terorganisir, dan dilakukan berdasarkan kebutuhan khusus dari peserta didik, seperti kursus, seminar, workshop, dan sebagainya.

Tujuan Pendidikan dan Arti Pentingnya Bagi Anak

Kita memasuki bagian paling penting dari pendidikan, yaitu tujuan pendidikan itu sendiri dan arti pentingnya bagi si buah hati. Simak tujuan-tujuan pendidikan berikut ini:

 


Photo by Yan Krukau:

https://www.pexels.com/photo/portrait-of-children-in-their-graduation-outfits-8612889/

 

  1. Tujuan Pendidikan Menurut Undang Undang

Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003, tujuan pendidikan adalah sebagai berikut:

a. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

b.    Berakhlak mulia

c.     Sehat

d.    Berilmu, Cakap, dan Kreatif

e.    Mandiri

f.      Menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab

 

  1. Tujuan Pendidikan Menurut Para Ahli

Selain Undang-Undang, terdapat juga tujuan pendidikan yang disampaikan para ahli sebagai berikut:

 

a.  Tujuan Pendidikan Menurut Ki Hadjar Dewantara

Menurut Ki Hadjar Dewantara yang juga dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional, tujuan pendidikan adalah untuk menjadikan anak sebagai manusia yang bisa mencapai kesempurnaan dalam hidup, dimana manusia tersebut bisa mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya, baik sebagai individu maupun bagian dari masyarakat.

 

b.    Tujuan Pendidikan Menurut Aristoteles

Aristoteles, seorang filsuf terkenal dari Yunani, mengatakan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk membekali seseorang dalam proses melakukan suatu kegiatan yang layak guna mencapai tujuan tertinggi manusia, yaitu kebahagiaan.

 

c.    Tujuan Pendidikan Menurut Al-Ghazali

Sementara itu, menurut filsuf Timur Tengah, Al-Ghazali, tujuan pendidikan adalah membentuk seseorang dalam prosesnya untuk menjadi manusia yang sempurna. Proses tersebut adalah proses pembelajaran melibatkan berbagai unsur mulai dari manusia tersebut lahir sampai dia meninggal.

 

  1. Tujuan Pendidikan Secara Umum

Secara umum, dapat disimpulkan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk memberikan pengajaran dan mendewasakan seseorang agar orang tersebut bisa mencapai kehidupan yang lebih baik dan kebahagiaan.

 

 

Berdasarkan penjabaran di atas, dapat dikatakan bahwa pendidikan merupakan hal yang penting bagi seseorang untuk mencapai kedewasaan dan kebahagiaan. Dengan demikian, arti penting pendidikan bagi anak yang wajib Bunda ketahui dapat disimpulkan sebagai berikut:

 

  1. Pendidikan menjadi pondasi pembentukan kepribadian anak

Lewat pendidikan, anak akan mendapatkan berbagai pengetahuan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kualitas pendidikan dengan demikian akan membentuk kepribadian anak dalam hal menyikapi persoalan dalam hidup dan bagaimana anak mencari solusi atas persoalan tersebut.

 

  1. Pendidikan membantu meningkatkan kemampuan sosial dan berpikir kritis pada anak.

Melalui pendidikan, anak diajarkan untuk berinteraksi dengan orang lain, mulai dari guru hingga teman-temannya. Proses ini mengajarkan anak untuk berkomunikasi dengan baik dan membangun hubungan yang harmonis dengan pihak-pihak yang terlibat dalam interaksi tersebut. Hal ini juga yang kemudian mendorong anak untuk berpikir kritis untuk menganalisis hal-hal yang terjadi selama proses interaksi berlangsung dan membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan berikutnya.

 

  1. Pendidikan menjadi pondasi bagi anak untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Selain meningkatkan kemampuan sosial dan kecerdasan anak, pendidikan juga merupakan pondasi untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Semakin tinggi pendidikan yang didapatkan anak, maka semakin tinggi juga peluang anak untuk mengembangkan keterampilan yang dapat memberikan pengaruh pada sektor ekonomi dan meningkatkan taraf hidupnya di kemudian hari.

Oleh karena itu, Bunda wajib memberikan perhatian penuh pada pendidikan anak. Pendidikan anak bukan hanya diterima dari guru di sekolah, tapi peran Bunda sebagai guru kodrati juga sangat penting bagi proses pendidikan anak. Semakin baik pendidikan yang diterima oleh anak, maka semakin tinggi juga peluang anak untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan kebahagiaan.

Itu tadi ulasan seputar pendidikan dan arti pentingnya bagi anak. Terus ikuti perkembangan informasi dari kami agar Bunda tidak ketinggalan update informasi menarik seputar pendidikan dan parenting.

1 komentar untuk "Dear Bunda, Yuk Kenali Arti Pendidikan dan Pentingnya Pendidikan Bagi Anak!"

  1. Terima kasih atas artikelnya, banyak sekali vektor yang berkaitan dengan pendidikan yang dapat diunduh dari kawan-kawan. Fellors menawarkan kepada penggunanya sumber daya grafis dan ilustrasi eksklusif dan berkualitas tinggi. Sedikit pratinjau di https://www.fellors.com/

    BalasHapus

Posting Komentar